KEMENAG TUNTASKAN SERTIFIKASI 98.036 GURU: KOMITMEN NYATA "ASTA CITA" UNTUK KESEJAHTERAAN DAN MARTABAT PENDIDIK INDONESIA!
![]() |
| https://kemenag.go.id/nasional/bentuk-komitmen-kemenag-sejahterakan-pendidik-98036-guru-ikuti-tahap-akhir-sertifikasi-QSaam |
Halo, Bapak dan Ibu Guru pejuang pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama! Apa kabar hari ini, Senin, 23 Februari 2026? Rasanya baru kemarin kita berjibaku dengan modul-modul PPG, dan kini kita sudah berdiri di garis finis. Seringkali, proses sertifikasi dianggap sebagai "labirin" administratif yang melelahkan. Namun, mari kita lihat dari perspektif yang berbeda: Ini adalah cara negara memvalidasi bahwa keahlian Anda bukan sekadar rutinitas, melainkan profesi mulia yang diakui secara hukum dan finansial.
Inilah kabar besar yang menjadi tonggak sejarah baru: Akhir pekan lalu (21-22 Februari 2026), sebanyak 98.036 guru binaan Kemenag telah menyelesaikan Uji Pengetahuan (UP) PPG Angkatan 4. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan akselerasi nyata untuk mewujudkan SDM unggul sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Jika seluruh peserta ini dinyatakan lulus, populasi guru tersertifikasi di Kemenag akan melonjak mencapai 659.157 orang. Mari kita bedah rincian data dan apa dampak langsungnya bagi dompet serta martabat Anda!
Pilar 1: Siapa Saja 98.036 Pahlawan Pendidikan Ini?
Ujian kali ini menunjukkan keberagaman luar biasa di bawah payung Kementerian Agama. Tidak hanya guru madrasah, tapi mencakup guru agama dari berbagai keyakinan di sekolah umum.
| Kategori Guru | Jumlah Peserta |
| Guru Mapel Agama di Madrasah | 62.419 orang |
| Guru Mapel Umum di Madrasah | 18.737 orang |
| Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) | 15.160 orang |
| Guru Agama Kristen | 899 orang |
| Guru Agama Katolik | 804 orang |
| Guru Agama Khonghucu | 17 orang |
| TOTAL | 98.036 Peserta |
Data diolah dari rilis resmi Kemenag, 23 Februari 2026.
Pilar 2: UP PPG Sebagai "Filter" Kualitas & Profesionalisme
Mengapa UP PPG ini begitu menentukan? Karena tahap ini, bersama dengan Uji Kinerja (UKin), adalah pintu terakhir sebelum terbitnya Sertifikat Pendidik.
Standar 4 Kompetensi: Kemenag melalui 15 LPTK memastikan guru memenuhi standar Pedagogik, Profesional, Sosial, dan Kepribadian.
Objektivitas: Melibatkan 2.454 pengawas untuk menjamin ujian berjalan akuntabel dan transparan.
Filosofi Menag: "Guru itu tugas mulia, muru’ahnya (martabatnya) harus kita jaga," ujar Menag Nasaruddin Umar. Sertifikasi adalah bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut.
Pilar 3: Kesejahteraan – Berapa Tunjangan yang Akan Diterima?
Mari bicara jujur: profesionalisme harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan. Setelah dinyatakan lulus dan memperoleh NRG (Nomor Registrasi Guru), Bapak/Ibu berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dengan ketentuan sebagai berikut:
Guru ASN (PNS/PPPK): Tunjangan sebesar 1x Gaji Pokok per bulan.
Guru Bukan ASN (Honorer): Tunjangan sebesar Rp2.000.000 per bulan (sesuai ketentuan yang berlaku).
Catatan: Tunjangan ini umumnya akan mulai dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya setelah sertifikat pendidik diterbitkan.
Pilar 4: Dampak Strategis Bagi Pendidikan Nasional
Percepatan ini bukan tanpa alasan. Dengan total 659.157 guru tersertifikasi, Kemenag sedang membangun pondasi kuat untuk:
Peningkatan Mutu Pembelajaran: Guru yang tersertifikasi diharapkan memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas.
SDM Berdaya Saing: Sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia unggul yang ditekankan dalam kebijakan nasional.
Kepastian Karier: Memberikan jalur karier yang jelas bagi guru madrasah maupun guru agama di sekolah umum.
Kesimpulan: Selamat Datang di Barisan Guru Profesional!
Langkah Kemenag melakukan akselerasi PPG di awal 2026 ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk para pendidik. Dengan selesainya UP PPG Angkatan 4, Bapak dan Ibu kini tinggal selangkah lagi menuju peningkatan kesejahteraan dan pengakuan profesionalitas secara nasional.
Apa yang Harus Anda Lakukan Setelah UP PPG?
Pantau Hasil Kelulusan: Secara berkala cek pengumuman melalui akun SIAGA (untuk guru PAI) atau SIMPATIKA (untuk guru madrasah).
Siapkan Pemberkasan NRG: Jika dinyatakan lulus, segera siapkan dokumen pendukung untuk pengajuan Nomor Registrasi Guru agar TPG dapat diproses tepat waktu.
Jaga Kualitas di Kelas: Sertifikasi bukan akhir, melainkan awal tanggung jawab baru untuk membuktikan bahwa Bapak/Ibu benar-benar guru profesional yang layak menjadi teladan generasi masa depan.
Selamat untuk perjuangan Anda! Semoga hasil ujian kemarin memuaskan dan menjadi berkah bagi keluarga. Ingin saya bantu mengecek estimasi jadwal pencairan TPG atau informasi seputar pengisian NRG?
